Kegiatan Wisata di Nias Perlu Terus Digalakkan

Ditulis pada : 28 November 2008 di Pariwisata & Budaya |

Jakarta (Yaahowu Nias)
Kegiatan wisata di Pulau Nias, Sumatera Utara, harus terus digalakkan. Hal itu diperlukan mengingat promosi dari mulut ke mulut tentang obyek wisata Nias di luar negeri saat ini cukup menggembirakan. Tetapi herannya kegiatan wisata di pulau itu justru nyaris sepi.

“Karena itu, saya mengusulkan kepada Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Bapak Jero Wacik agar dipikirkan upaya-upaya membuat daya tarik Pulau Nias tersebut. Saya juga mengusulkan agar kegiatan kepariwisataan perlu dilakukan cukup sering di Nias,” ujar Ibu Soesilo Soedarman kepada Menbudpar Jero Wacik di Cilacap, Jateng, September 2007 lalu.

Menurut penilaian Ibu Soesilo Soedarman, ketika suaminya masih menjadi Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi, dia sering berwisata ke Pulau Nias dan melihat daya tarik yang luar biasa di Pulau Nias. Salah satu obyek wisata di pulau itu adalah pantainya yang bergelombang besar dan kerap dijadikan lokasi berselancar oleh para wisatawan mancanegara.

“Belakangan masih ada wisatawan mancanegara berselancar di sana, tetapi jumlahnya sudah sangat sedikit. Karena itu, agar Pulau Nias bisa tetap dijadikan lokasi berselancar bagi wisatawan mancanegara, saya usul agar beragam kegiatan kepariwisataan digalakkan di sana. Promosi tentang Pulau Nias juga perlu dipersering hingga ke Eropa. Semua usul saya ini penting demi keberhasilan dunia wisata Indonesia,” ujar Ibu Soesilo Soedarman.

Menanggapi usulan tersebut, Menbudpar Jero Wacik yang saat itu baru saja meresmikan penggunaan Museum Soesilo Soedarman di Desa Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, menjanjikan akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara. Dengan koordinasi itu bisa diharapkan promosi kepariwisataan Pulau Nias dilakukan dengan baik. “Pada gilirannya wisatawan mancanegara pun akan berdatangan ke Nias untuk berselancar dan menikmati objek wisata lainnya di Sumut,” ujar Jero Wacik. (Ami Herman)

Ditulis pada : Friday, 28 November, 2008 jam : 6:42 am dalam : Pariwisata & Budaya . Anda dapat melihat respon komentar pada RSS 2.0 . Seluruh Komentar ditutup.

Terdapat 3 Komentar Pada tulisan “Kegiatan Wisata di Nias Perlu Terus Digalakkan”

Why not let us know what you think by adding your own comment! Your opinion is as valid as anyone elses, so come on... let us know what you think.

  1. 1 Pada 26 November 2008, Fauzan IP : 202.159.127.102 Berkata:

    ya sangat ironis memang, saya sebagai putra nias yang tinggal di pulau jawapun sangat bangga bila orang2 menceritakan tentang keindahan dan keunikan pulau nias, tp melihat kenyataan sepinya pengunjung wisata ke pulau nias, tentulah sangat mengherankan.
    Perlu upaya khusus pemerintah daerah nias mendatangkan wisatawan, jangan asyik mengejar “setoran” terus. Masyarakatpun diharapkan dapa edukasi yang baik dari pemerintah bagaimana menghadapi wisatawan agar nyaman dan senang kembali mengunjungi nias. tks

  2. 2 Pada 28 November 2008, Teguh F. Marundrury, SE IP : 118.137.207.215 Berkata:

    kita tunggu saja janji pak menteri yang katanya akan berkoordinasi dgn dinas kebudayaan & pariwisata sumut itu, we’ll see . .
    sepertinya lebih make-sense jika kita mampu menghimbau para pengusaha ono-niha baik dinias maupun diluar nias untuk mengajak para kolega bisnis mereka mengembangkan pariwisata dinias khususnya wisata laut.
    sepanjang birokasi ditingkat pusat maupun ditingkat daerah tidak jelimet saya rasa tidak akan ada kendala untuk mewujudkan semua itu..
    sepatutnyalah Indonesia bangga apabila pulau nias dapat “dipoles” seperti pulau bali, para turispun akan merasa puas dapat berwisata di dua daerah pada pulau/lokasi yang berbeda. Semoga..

  3. 3 Pada 1 February 2010, Martinus Duha, S.Pd. IP : 222.124.3.10 Berkata:

    Majunya pariwisata di Nias, itu tidak terlepas dari partisipasi warga masyarakat dalam mendukung kepariwisataan di Nias. Khususnya memajukan pariwisata di wilayah Nias Selatan. Pantai Lagundri yang indah mempesona dengan Gelombang Ombaknya yang memukau bagi para peselancar, ini saja pun sudah sangat menarik untuk dipromosikan belum lagi dengan Budayanya yang unik. Semua itu tergantung dari masyarakat. Termasuk Bupati dan aparat pemerintah di Nias selatan. Saohagolo………..
    Ya’ahowu. Dari Putra Nisel di Pangkalan Berandan

ke Atas »