Rabies di Nias dinyatakan KLB
MEDAN (Yaahowu Nias)
Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara telah menyiapkan sebuah tim khusus untuk menangani wabah rabies di seluruh Pulau Nias yang telah dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa. Minggu ini, tim itu akan segera turun ke Nias untuk membantu tim awal yang telah bekerja sebelumnya.
Kepala Dinas Peternakan Sumatera Utara, Tety Arlina Lubis, tadi malam, menyebutkan, untuk tahap awal telah disalurkan 10.000 vaksin dan hari ini 10.000 vaksin tambahan akan kembali disalurkan. Sementara itu, pada 12 Maret mendatang, Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Utara akan menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Sumut di bawah koordinasi sekretaris daerah, Rustam Eeffendy Nainggolan.
“Jumlah vaksin yang diberikan ini sebenarnya tidak cukup, mengingat jumlah anjing di seluruh Nias jauh lebih banyak dibanding perkiraan yang ada,” katanya.
Di Nias, kata Tety, anjing sudah seperti ternak ayam saja, jumlahnya sangat banyak, di mana setiap penduduk memelihara anjing. Kerumitan makin tinggi karena medan yang dilalui juga cukup rumit. Tetapi pihaknya terus akan melakukan vaksin sesuai dengan kebutuhan yang ada.
