Uji kompetensi SMK Nisel lemah
MEDAN (Yaahowu Nias)
Dari uji kompetensi akuntansi di SMK Bhakti Luhur Nias Selatan pada 2 Maret 2010 lalu, diketahui kalau hasi ujian tersebut lemah.
“Itu diketahui dari hasil uji kompetensi yang dilaksanakan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Lembaga Pendidikan Profesional Bisnis Indonesia (LP2BI) Medan, yang bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi Teknis Akuntansi BOND 09,” kata Kasubdis PMK Disdik Sumut, Erni Mulatsih, tadi sore.
Dikatakan, kegiatan uji kompetensi bidang akuntansi bertujuan agar para guru akuntansi bisa memiliki sertifikasi secara nasional. Kegiatan itu juga, katanya, menyahuti persoalan yang terjadi, khususnya pada program keahlian SMK di sekolah kejuruan di Sumut
Sementara, tim penguji dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Jakarta, Suherman, mengaku siswa kurang memahami dan ragu-ragu menjawab ujian. Hal itu dikarenakan kurangnya sosialisasi modifikasi akuntansi baru untuk praktek yang belum diimplementasikan pada program pengajaran praktek di sekolah.
Namun dirinya merasa bangga dan salut atas respon yang disambut baik oleh siswa di sekolah tersebut, katanya. Menurutnya, kedepan perlu perbaikan sistem yang lebih baik dan hal ini sangat penting terutama dalam menghadapi ujian nasional (UN) tahun 2010 ini.
Tim penguji lainnya, Rivolan Priyanti, menambahkan bahwa kegiatan yang baru pertama kali di Sumut itu diikuti 32 peserta siswa SMK Bhakti Luhur Nisel.
