Bendahara Pemkab Nias di Penjara gaji Tetap dibayar 100%
Nias (SIB)
Luther Daeli Bendahara Pengeluaran Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Nias sejak November 2009 ditahan di Rutan (rumah tahanan negara) Tanjung Gusta Medan dan sejak Maret 2010 ditahan di Rutan Hilinaa, Gunungsitoli karena diduga korupsi. Meski ia di dalam penjara, tetapi gajinya tetap dibayar 100%.
Ia ditahan dalam kasus dugaan korupsi TA (tahun anggaran) 2007 dan 2008 bersama bekas Sekretaris Bupati Nias F Zebua dan B Ziliwu Kabag Umum yang merugikan negara Rp6,5 M.
FZ dan BZ sudah pensiun baru kasusnya diusut Kejatisu (Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara). Korupsi ini terungkap atas pemeriksaan BPK (badan pemeriksa keuangan). Uang tersebut mereka gunakan untuk biaya makan, penginapan tamu NGO (non government organization) dan uang perjalanan fiktif karena tidak ada tercantum di APBD.
Selain itu menurut B Ziliwu di persidangan (12/7) di PN Gunung Sitoli, Rp450 juta digunakan untuk biaya DPRD agar mau mengesahkan, Rp350 juta untuk biaya koordinasi dengan DPRD dan Rp300 juta bantuan untuk 6 (enam) DPRD yang berperkara.
Kini kasusnya tinggal menunggu pembacaan tuntutan dari jaksa yang dijadwalkan Senin (26/7).
Kabag Umum Pemkab Nias yang baru B Zalukhu yang ditanya wartawan SIB di ruang kerjanya (Selasa 13/7) mengatakan, gaji Luther Daeli tetap dibayar 100% karena tidak ada perintah dari Bupati Nias Binahati B Bahea.
O Sihombing AMd petugas PPL (penyuluh pertanian lapangan) merasa heran kepada Bupati Nias yang dinilai tebang pilih gajinya belum dibayar meski belum pernah ditegur atau dikenakan hukuman disiplin tetapi gajinya masih ditangguhkan tanpa batas waktu. O Sihombing sudah menang di pengadilan dan sudah berkekuatan hukum tetap bahkan BKN (badan kepegawaian Negara) sudah menyurati Bupati Nias dgn surat No.D26-11/S.40-30/99 tanggal 3 September 2009 yang isinya menyatakan agar melaksanakan putusan pengadilan.
O Sihombing lebih heran karena atasannya mantan Kadis Peternakan Drh Natanael Mendrofa tahun 2009 dihukum penjara 1 (satu) tahun karena korupsi juga gaji dibayar 100% dan kini sudah keluar dari tahanan masih diberi pensiun. (OLS/s)
