James Riady ke Nias
Gunung Sitoli (Yaahowu Nias)
Pengusaha nasional James T. Riady mengatakan, dunia yang kita hidupi saat ini sedang berjalan dengan kemajuan yang luar biasa sekali, sehingga membuat manusia sangat sombong. Hal itu disampaikan James T Riady yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Pusat dalam sambutannya saat mengunjungi Bumi Tano Niha bersama rombongan di antaranya konsul jenderal Singapore, mantan duta besar RI untuk Australia, Sabam Siagian, mantan sekjen Departemen Pariwisata, L Parapat, Palang Merah Singapura dan Tomorrow Hope di Pendopo Kabupaten Nias, Senin (14/1). Kunjungan James T Riady disambut oleh Bupati Nias, Binahati B Baeha, SH, Ketua TP PKK Kab Nias, Ny. Lenny Baeha serta Kadis Pendidikan Kabupaten Nias, Marthinus Lase, SH.
Lebih jauh James T Riady mengatakan, hal ini dibuktikan dengan adanya disparitas yang begitu luas antara orang terdididik dengan orang tidak terdidik, orang sehat dengan orang yang tidak sehat , kalau dilihat secara jujur dengan situasi seperti ini, kita sadar kuncinya adalah pendidikan, tanpa pendidikan yang kita fokuskan dan prioritaskan maka tidak mengurangi disparitas yang begitu luas tersebut.
Yayasan Pendidikan Pelita Harapan yang didirikan pada tahun 1992 menyikapi hal itu, memiliki satu beban untuk mengambil bagian khususnya di bidang pendidikan dengan memulai mendirikan sekolah dan sekolah yang didirikan bukan hanya di kota besar justru yang menjadi ujung tombak adalah membangun sekolah-sekolah di daerah tertinggal.
Bupati Nias, Binahati B Baeha, SH pada kesempatan itu menyampaikan kondisi umum daerah Nias pasca bencana. Ada tiga hal yang menjadi prioritas Pemerintah kabubupaten Nias yakni, Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur. Sehingga jika ketiga hal itu dapat dicapai maka diyakini sektor lainnya ikut juga terbangun seperti sektor ekonomi dan lainnya.

ditulis pada 19 January 2008 at 1:03 pm
ditulis pada 19 January 2008 at 1:07 pm
ditulis pada 20 January 2008 at 12:24 pm
ditulis pada 25 January 2008 at 6:05 pm
ditulis pada 29 January 2008 at 11:50 am
ditulis pada 29 January 2008 at 4:50 pm
ditulis pada 29 January 2010 at 11:50 am